Penyebab siswa kurang motivasi dalam belajar dan cara membangkitkan kembali motivasi belajar siswa (bagi para guru)…

Siswa bosan atau tidak semangat dalam belajar…

Hal ini tentunya bukanlah fenomena langkah dalam dunia pendidikan…

Penyebab bosan-nya siswa tersebut sebenarnya sangat bervariasi…

Namun ada faktor yang paling sering mengakibatkan “mati”-nya semangat belajar tersebut :
1. Siswa menanggap pelajaran tsb tidak perlu (tidak berguna)
2. Penggaruh dari sifat staff penggajar tsb
3. Kepenatan atas gaya / sistem belajar yg diterapkan
4. Fasilitas / prasarana pembelajaran yang kurang memadai
5. Suhu ruangan / Cuaca (hal ini kurang logis namun menurut saya tidak karena apabila udaranya sejuk / dingin siswa menjadi mengantuk)

Dalam permasalahan secara umum, kunci untuk membangkitkan movitivasi belajar siswa terdapat pada staf penggajar.
Berdasarkan sudut pandang psikologis, motivasi merupakan kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Dalam kegiatan belajar, motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan, menjamin kelangsungan dan memberikan arah kegiatan belajar, sehingga diharapkan tujuan dapat tercapai. Dalam kegiatan belajar, motivasi sangat diperlukan, sebab seseorang yang tidak mempunyai motivasi dalam belajar, tidak akan mungkin melakukan aktivitas belajar.

Motivasi ada dua, yaitu motivasi Intrinsik dan motivasi ektrinsik.
• Motivasi Intrinsik. Jenis motivasi ini timbul dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan dorongan orang lain, tetapi atas dasar kemauan sendiri.
• Motivasi Ekstrinsik. Jenis motivasi ini timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu, apakah karena adanya ajakan, suruhan, atau paksaan dari orang lain sehingga dengan keadaan demikian siswa mau melakukan sesuatu atau belajar.

Bagi siswa yang selalu memperhatikan materi pelajaran yang diberikan, bukanlah masalah bagi guru.
Karena di dalam diri siswa tersebut ada motivasi, yaitu motivasi intrinsik.
Siswa yang demikian biasanya dengan kesadaran sendiri memperhatikan penjelasan guru.
Rasa ingin tahunya lebih banyak terhadap materi pelajaran yang diberikan.
Berbagai gangguan yang ada disekitarnya, kurang dapat mempengaruhinya agar memecahkan perhatiannya.

Lain halnya bagi siswa yang tidak ada motivasi di dalam dirinya, maka motivasi ekstrinsik yang merupakan dorongan dari luar dirinya mutlak diperlukan. Di sini tugas guru adalah membangkitkan motivasi sang murid sehingga ia mau melakukan belajar.

Ada beberapa strategi yang bisa digunakan oleh para staf pendidik untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, yaitu sebagai berikut:
1. Menjelaskan tujuan belajar ke peserta didik.
Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siswa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar.

2. Hadiah
Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Hal ini akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi.

3. Saingan/kompetisi
Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya.

4. Pujian
Sudah sepantasnya siswa yang berprestasi untuk diberikan penghargaan atau pujian. Tentunya pujian yang bersifat membangun.

5. Hukuman
Hukuman diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya.

6. Membangkitkan dorongan kepada anak didik untuk belajar
Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik.

7. Membantu kesulitan belajar anak didik secara individual maupun kelompok

8. Menggunakan metode yang bervariasi (jangan terlalu monotone dalam mengajar)

9. Menggunakan media yang baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran

10. Menggunakan gambar dalam proses menerangkan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa jenuh siswa

11. Menggunakan lelucon / bercanda. Sebagai bentuk “refreshing” dan untuk mendapatkan perhatian siswa kembali

Semoga bermanfaat…

Ditulis dalam Tips & trik. Tag: . 8 Comments »

8 Tanggapan to “Penyebab siswa kurang motivasi dalam belajar dan cara membangkitkan kembali motivasi belajar siswa (bagi para guru)…”

  1. rochmatsalim Says:

    Tapi maaf siswa kita memang begitu, sebab dari rumah kondisinya bukan untuk mencari ilmu, lebih sekedar mengisi waktu luang. Apapun gaya guru, kalau siswanya bebal, sama aja. Yang pasti kalau pemerintah bisa menyediakan fasilitas pendidikan sesuai minat anak, seperti ST dulu, mungkin lebih baik. Atau seperti sebuah sekolah swasta bilingual dengan SPP 2jt perbulan jelasss, mereka hasilnya bagus. Lah yang kere-kere dipedesaan gimana bisa maju?
    Sementara yang kaya dan pinter menganggap hidup itu persaingan, yang kuat dan pinter menang. Bukan sebuah arena dharma bakti, toh kecerdasan seperti itu tak menjamin permasalahan dasar manusia terselesaikan, yaitu nafsu.

    • alberthrs Says:

      Hhm… memang ada benarnya apa yang anda katakan…
      Untuk kasus murid2 yang pergi ke sekolah cuma karena “paksaan” orang tua semata dan tidak memiliki kesadaran akan kewajibannya, hal semacam ini mungkin tidak akan berkhasiat banyak…
      Namun bukan berarti tidak membuahkan hasil sama sekali….
      Lalu menurut saya tidak ada salahnya kalau para staf pendidik mencoba segenap kemampuaannya untuk membangkitkan semangat siswa yang pada akhirnya akan mengakibatkan sang siswa tersebut “terbuka matanya”…

      Kalau mereka hanya berpangku tangan dan pasrah menghadapi sikap siswa tersebut…
      Siapakah yang menggantikannya (membuka mata para siswa-siswa tersebut)?
      Sangat tidak logis sekali kalau kita hanya berharap mukjizat yang turun tangan dalam masalah ini…

      Dan masalah fasilitas dari pemerintah… itu sebenarnya hanya bersifat bantuan saja…
      Kita tidak boleh bergantung sepenuhnya pada usaha pemerintah…
      Karena sebenarnya kuncinya berada di tangan para guru tersebut…

      Saya rasa seorang guru tentunya tidak akan keberatan mencoba dan terus mencoba membuka mata para siswa tersebut…
      Karena guru merupakan seorang pahlawan tanpa tanda jasa…
      Mereka hanya berharap kesuksesan bagi para siswanya…
      Kesuksesan bagi bangsa ini, agar dengan “bibit-bibit baru” yang ia didik, bangsa ini mampu menuju hari yang lebih cerah…

  2. Rora Says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb

    kalau hukuman yang kita berikan kepada murid, terkadang hal itu yang menyebabkan sang murid menjadi lebih jauh dari gurunya malah bukan termotivasi, si murid menjadi benci kepada gurunya.

    sedang kan untuk sebagian kecil dari para siswa tidak suka dengan yamng namanya refresing dalam belajar, karena hal itu lah sebagian murid mengatakan gurunya tidak profesional karena hanya buang-buang waktu dengan lelucon, jadi bagaimanakah pendapat anda

    • alberthrs Says:

      Selamat malam Rora..
      Terima kasih atas komentar yg menarik dari anda..

      Mengenai masalah hukuman..
      Hukuman itu sangat perlu dalam suatu proses belajar mengajar..
      Hal ini memang harus lebih diperhatikan cara pengunaannya..
      Sebab hukuman2 yg “biasa” lebih sering mengundang pandangan negatif dari sang siswa..
      Namun hukuman yang saya maksud adalah hukuman ringan, yg bersifat mendidik, dan menantang (memberikan suatu sugesti pada siswa untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama serta mulai menunjukan kemampuan yg dimilikinya kepada sang staf pengajar agar staf pengajar tsb dapat terkagum-kagum)..
      Dan untuk mampu melakukan hal semacam ini memang diperlukan keahlian dari sang staf pengajar tersebut..

      Dan untuk refreshing..
      Jika bertemu kasus seperti yang anda lampirkan..
      Bentuk refreshing tersebut dapat diganti dengan memberikan fakta-fakta / kejadian menarik seputar topik pembahasan
      Hal ini juga telah banyak digunakan di buku-buku pelajaran saat ini..
      Yaitu dengan menyelipkan kolom “Did you know?”, “Taukah anda?”..

      Semoga penjelasan sederhana saya ini mampu menjawab pertanyaan anda..

  3. Lusi Says:

    Saya setuju dengan apa yang dijabarkan di atas (kecuali hukuman fisik). Namun, masalahnya sekarang apakah kita sebagai guru sudah menyadari dan menerapkan semua hal di atas? tidak banyak guru yang sadar dan mau meluangkan waktu untuk membimbing siswa satu per satu ataupun menyiapkan suatu pembelajaran kreatif.
    sebenarnya semua siswa memiliki motivasi di dalam diri mereka hanya saja terkadang mereka tidak termotivasi untuk melakukan apa yang guru minta. oleh karena itu, tugas guru adalah mempersiapkan suatu pembelajaran yang TERBAIK dari dirinya.
    Ini juga bukan menyangkut masalah fasilitas modern yang dimiliki sekolah atau tidak, tetapi bagaimana seorang guru dapat memaksimalkan semua yang ada di sekitarnya untuk menjadi media pembelajaran. Contohnya di pedesaan, alam sangat baik untuk menjadi tempat observasi untuk mata pelajaran biologi. Praktek langsung bercocok tanam dan sebagainya. selain itu, yang terutama “Sudahkah kita mencintai dan menghargai profesi dan siswa kita?”

  4. tony Says:

    Saya sangat setuju dgn di atas krn saya sebagai se-org pelajar ( SMP ) yg membuat motivasi belajar saya muncul kembali krn beberapa tahun yg lalu nilai saya selalu drop sehingga ada beberapa guru yg melakukan hal2 yg di atas

    klu mengenai hukumannya, misalnya :
    tidak membuat pr , terlambat , terlalu lama permisi BAB atau BAK itu memang kesalahan yg harus di pertanggung jawabkan… (klu guru saya menasehati bila pelajar itu melakukan kesalahan ) ^_^

  5. wAcHyOunEe Says:

    mOtiVasi Bg siSwa tU pNtinG cZ mOtivAsi bZ mMbWt pRa siSwa mNjD sMngAt bLjR…oYiii


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: